Tujuan dari Puasa adalah agar kamu bertakwa

Apa sih sebenarnya target bagi orang berpuasa? Catatan ini merupakan hasil rangkuman saya sewaktu mendengar ceramah ustadz di DT Bandung.


Setiap ibadah pasti memiliki tujuan tujuan tertentu. Begitu juga dengan ibadah puasa. Target bagi orang yang berpuasa sebenarnya sudah dijelaskan di dalam Al Qur’an, yaitu menjadi orang yang bertakwa seperti yang tertulis di Qs Al Baqarah 183
183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Sebenarnya apa sih sebenarnya maksud orang yang bertakwa? Apakah pengertian takwa itu adalah melaksanakan perintah Allah swt dan menjauhkan segala larangan Nya? Agar lebih komprehensif penjelesannya, Mari Kita cek beberapa penjelasan maksud dari orang bertakwa di Al Qur’an. Seperti yang dijelaskan di Al Baqarah 2-5 sbb
2. Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa
3. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
4. dan mereka yang beriman kepada kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelummu serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat
5. mereka Itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung

Jadi menurut Al Baqarah ayat 2-5, maksud dari bertaqwa yaitu:
  1. beriman kepada yang ghaib
  2. mendirikan shalat
  3. menafkahkan sebahagian rezki
  4. Beriman kepada kitab Al Qur’an dan kitab kitab terdahulu
Nah, setelah beberapa hari kita puasa apakah kita sudah termasuk orang yang bertaqwa dengan kriteria seperti ayat diatas?

Selain itu di ayat lain, Allah swt juga menjelaskan apa maksudnya orang orang yang bertaqwa, seperti yang ada di Al Imran 133-135
133. dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
135. dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau Menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

Jadi berdasarkan penjelasan ayat Ali Imran 133-135, orang yang bertaqwa itu adalah
-        Menafkahkan hartanya di waktu lapang maupun sempit (sedekah, infaq)
-        Mampu menahan amarahnya
-        Mema’afkan kesalahan orang
-        Sering meminta ampun kepada Allah swt atas dosa dosannya
Nah, setelah beberapa hari kita puasa apakah kita sudah termasuk orang yang bertaqwa dengan kriteria seperti ayat diatas?

Di ayat Qs An Nahl ; 30, ciri ciri orang yang bertaqwa adalah, segala kejadian yang terjadi padanya, semuanya diyakini sebagai kebaikan yang Allah berikan padanya.
30. dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. dan Sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan Itulah Sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa,

Mungkin itu saja catatan yang berhasil saya rekam. Semoga bermanfaat.




Share:

0 komentar:

Posting Komentar

BTemplates.com

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
  • ()